
Jakarta – Alpukat dan telur bisa menjadi perpaduan yang menarik untuk menu pagi. Keduanya memiliki kandungan nutrisi berbeda yang dapat saling melengkapi, mulai dari protein, serat, hingga lemak sehat.
Alpukat dikenal sebagai sumber lemak tak jenuh, serat, serta vitamin seperti E, C, dan K. Sementara itu, telur menyediakan protein lengkap, kolin, serta sejumlah vitamin dan mineral.
Kombinasi tersebut dapat membuat sarapan terasa lebih mengenyangkan sekaligus membantu memenuhi kebutuhan nutrisi tubuh. Bahkan, ada beberapa manfaat lain yang mungkin diperoleh jika keduanya dikonsumsi secara rutin dalam pola makan seimbang.
Dikutip dari Verywell Health, berikut sejumlah efek yang bisa dirasakan tubuh.
1. Membantu Menjaga Kesehatan Jantung
Alpukat mengandung lemak tak jenuh tunggal yang dikenal sebagai salah satu jenis lemak sehat. Mengganti sebagian asupan lemak jenuh dengan lemak tak jenuh dapat membantu menjaga kadar kolesterol tetap sehat.
Sementara telur menyediakan protein berkualitas yang dibutuhkan tubuh. Kombinasi protein dan lemak sehat dalam menu sarapan dapat menjadi bagian dari pola makan yang mendukung kesehatan jantung.
Sejumlah penelitian juga mengaitkan konsumsi alpukat dengan kesehatan jantung dan pembuluh darah yang lebih baik. Salah satu pola konsumsi yang diteliti adalah mengonsumsi setidaknya dua porsi alpukat dalam seminggu, dengan satu porsi setara sekitar setengah buah alpukat.
2. Membuat Perut Kenyang Lebih Lama
Perpaduan serat dari alpukat dan protein dari telur dapat membantu mengendalikan rasa lapar setelah sarapan.
Satu buah alpukat mengandung hampir 14 gram serat. Nutrisi tersebut dapat memperlambat proses pencernaan sehingga rasa kenyang bertahan lebih lama.
Di sisi lain, satu telur berukuran besar menyediakan sekitar 6 gram protein. Protein berperan dalam meningkatkan hormon yang memberikan sinyal kenyang sekaligus membantu mengendalikan keinginan untuk kembali makan.
Karena itu, kombinasi keduanya dapat menjadi pilihan bagi orang yang ingin mengatur asupan makanan sepanjang hari.
3. Mendukung Kinerja Otak
Nutrisi dalam alpukat dan telur juga dapat membantu memenuhi kebutuhan tubuh yang berkaitan dengan fungsi otak.
Alpukat menyediakan vitamin E, vitamin B, lutein, serta lemak tak jenuh. Beberapa kandungan tersebut dikaitkan dengan fungsi kognitif yang lebih baik.
Telur juga memiliki kolin, asam amino, protein, lutein, dan zeaxanthin. Kolin sendiri merupakan nutrisi penting yang berperan dalam berbagai fungsi otak dan sistem saraf.
Dengan demikian, memasukkan kedua bahan makanan tersebut ke dalam menu dapat menjadi salah satu cara memenuhi nutrisi yang dibutuhkan otak.
4. Menunjang Kesehatan Kulit dan Rambut
Manfaat sarapan alpukat dan telur tidak hanya berkaitan dengan organ dalam. Kandungan nutrisinya juga dapat mendukung kesehatan kulit dan rambut.
Alpukat kaya akan vitamin E dan lemak sehat. Vitamin E memiliki sifat antioksidan yang membantu melindungi sel dari kerusakan akibat radikal bebas, sementara lemak sehat berperan dalam menjaga fungsi dan kondisi kulit.
Telur juga mengandung biotin, vitamin yang berperan dalam berbagai proses metabolisme tubuh dan berkaitan dengan pembentukan keratin. Keratin merupakan protein struktural yang menjadi komponen utama rambut, kulit, dan kuku.
5. Membantu Mengontrol Gula Darah
Menu sarapan yang menggabungkan protein, serat, dan lemak sehat dapat membantu memberikan rasa kenyang lebih lama. Kombinasi ini juga dapat membantu mengurangi keinginan untuk makan secara berlebihan.
Telur menyediakan protein, sedangkan alpukat memberikan serat dan lemak tak jenuh. Ketiganya dapat membantu memperlambat proses pencernaan dan penyerapan makanan dibandingkan menu sarapan yang didominasi karbohidrat sederhana.
Meski begitu, konsumsi alpukat dan telur bukan berarti secara otomatis dapat menurunkan atau menstabilkan gula darah. Pola makan secara keseluruhan, jumlah porsi, aktivitas fisik, dan kondisi kesehatan tetap menjadi faktor penting.
Alpukat dan Telur Bisa Jadi Menu Sarapan Seimbang
Menggabungkan alpukat dan telur dapat memberikan protein, serat, serta lemak sehat dalam satu menu. Agar lebih lengkap, keduanya bisa dipadukan dengan sumber karbohidrat kompleks dan sayuran.
Contohnya, telur dengan alpukat dan roti gandum, atau telur rebus dengan alpukat serta sayuran segar. Yang terpenting adalah memperhatikan porsi dan menjadikan menu tersebut sebagai bagian dari pola makan yang beragam dan bergizi seimbang.
