
Risiko Mengonsumsi Asupan Sembarangan Saat Perut Kosong Menurut Ahli Kesehatan
Mengisi perut yang sedang kosong memerlukan kecermatan dalam memilih menu. Menurut pakar gastroenterologi, Yekaterina Mironova, mengonsumsi jenis makanan atau minuman tertentu di awal hari dapat memicu iritasi pada lapisan mukosa lambung, memicu kejang, hingga memicu lonjakan asam yang menyebabkan rasa mual, kembung, dan nyeri ulu hati.
Dikutip dari Todaypress, berikut adalah daftar menu yang sebaiknya dihindari saat perut belum terisi, beserta rekomendasi santapan yang lebih ramah bagi lambung:
Daftar Asupan yang Wajib Dihindari Saat Perut Kosong
- Kopi Pekat Kafein dan senyawa dalam kopi pekat merangsang produksi asam klorida (HCl) secara berlebihan. Tanpa adanya makanan untuk dicerna, asam ini akan mengiritasi dinding perut dan memicu sensasi heartburn (mulas/sensasi terbakar).
- Sajian Pedas dan Asam Bumbu pedas serta kadar asam yang tinggi bersifat agresif terhadap selaput lendir lambung, yang dapat memperparah tingkat keasaman dan memicu peradangan.
- Minuman Beralkohol Minum alkohol saat perut kosong membuat penyerapan zat tersebut berlangsung sangat cepat sekaligus merusak lapisan pelindung dinding lambung secara langsung.
- Minuman Berkarbonasi (Soda) Gas dalam soda dapat meregangkan dinding perut dan memicu refluks asam, yang ditandai dengan gejala sendawa terus-menerus serta rasa panas di dada.
- Makanan Dingin atau Es Suhu yang terlalu dingin saat perut belum terisi dapat mengejutkan sistem pencernaan dan memicu kejang (spasme) pada saluran cerna.
- Gorengan dan Makanan Berlemak Tinggi Lemak berlebih membutuhkan waktu lama untuk dicerna, sehingga memperlambat proses pengosongan lambung dan membuat perut terasa begah.
- Sajian Tinggi Gula Makanan atau minuman manis yang masuk pertama kali ke dalam tubuh dapat menyebabkan lonjakan kadar gula darah secara mendadak.
Dampak pada Penderita Gangguan Cerna
Dampak negatif dari asupan di atas akan terasa jauh lebih parah pada orang yang memiliki riwayat medis seperti gastritis, tukak lambung, GERD, Irritable Bowel Syndrome (IBS), maupun diabetes. Mengonsumsi pantangan tersebut dapat memperburuk gejala penyakit yang diidap.
Pilihan Menu Sarapan yang Aman dan Ramah Lambung
Untuk mencegah iritasi, ahli menyarankan untuk memulai hari dengan mengonsumsi segelas air hangat terlebih dahulu. Setelah itu, pilih hidangan bertekstur lembut dan hangat yang berfungsi melapisi selaput lendir tanpa merangsang produksi asam secara berlebihan.
Rekomendasi makanan awal:
- Bubur oatmeal atau bubur beras
- Telur rebus
- Keju cottage
- Buah pisang
- Roti panggang dengan topping alpukat
Catatan: Minikmati secangkir kopi favorit Anda sebaiknya dilakukan setelah perut terisi oleh makanan utama.
