
Jakarta – Cara menyimpan mentega ternyata berpengaruh terhadap kualitas dan daya tahannya. Meski pintu kulkas terlihat sebagai tempat yang praktis untuk menyimpan berbagai bahan makanan, area tersebut ternyata bukan pilihan terbaik untuk mentega jika ingin mempertahankan rasa dan teksturnya.
Banyak orang memilih meletakkan mentega di rak pintu kulkas karena mudah diambil saat ingin digunakan. Namun, menurut ahli gizi, kebiasaan tersebut sebaiknya tidak dilakukan dalam waktu lama.
Mengutip Reader’s Digest, Kathleen Benson, ahli gizi dari VNutrition, menjelaskan bahwa rak kecil tertutup di bagian pintu kulkas memang dibuat untuk menyimpan mentega yang akan segera digunakan.
“Rak kecil tertutup di pintu kulkas awalnya dirancang untuk mentega yang digunakan dengan cepat, sekitar dalam 1 minggu,” jelasnya.
Artinya, menyimpan mentega di pintu kulkas masih dapat dilakukan apabila hanya dalam waktu singkat. Masalahnya muncul ketika mentega dibiarkan terlalu lama di area tersebut.
Menurut Benson, penyebab utamanya bukan hanya karena suhu pintu kulkas yang cenderung lebih hangat dibandingkan bagian dalam, melainkan akibat perubahan suhu yang terjadi terus-menerus.
Saat pintu kulkas sering dibuka dan ditutup, udara hangat dari luar dapat masuk dan mengenai bagian pintu. Perubahan suhu berulang ini dapat mempercepat penurunan kualitas mentega.
“Setiap kali pintu kulkas dibuka, udara hangat langsung masuk dan mengenai rak pintu. Perubahan suhu yang berulang dapat mempercepat pembusukan mentega,” ujar Benson.
Suhu yang naik turun membuat mentega mengalami proses melunak dan kembali mengeras berkali-kali. Kondisi tersebut tidak hanya mengubah teksturnya, tetapi juga dapat memengaruhi cita rasa serta kualitas lemak di dalam mentega.
Untuk menjaga kondisi mentega tetap baik, tempat penyimpanan yang lebih disarankan adalah rak tengah atau bagian belakang rak atas kulkas. Area tersebut memiliki suhu yang lebih stabil dan mampu melindungi mentega dari paparan cahaya yang dapat mempercepat proses oksidasi lemak.
Mentega juga sebaiknya tetap berada dalam kemasan aslinya atau disimpan dalam wadah tertutup rapat. Cara ini membantu mencegah mentega menyerap aroma dari makanan lain yang berada di dalam kulkas.
Dari segi ketahanan, mentega tawar dapat bertahan hingga sekitar tiga bulan jika disimpan di bagian kulkas yang paling dingin. Sementara itu, mentega asin bisa bertahan hingga lima bulan. Jika dibekukan, mentega bahkan dapat tetap aman digunakan hingga satu tahun dengan perubahan rasa dan tekstur yang minimal.
Selain mentega, beberapa bahan makanan lain juga sebaiknya tidak diletakkan di pintu kulkas karena membutuhkan suhu yang lebih stabil. Contohnya adalah susu, telur, daging mentah, makanan laut, keju lunak, dan makanan sisa.
Bagian pintu kulkas lebih cocok digunakan untuk bahan yang tidak terlalu sensitif terhadap perubahan suhu, seperti saus, acar, selai, serta berbagai minuman kemasan.
